Apalah's Blog

  • kalender

    Februari 2010
    M S S R K J S
    « Nov    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28  
  • My Profil

  • katagori

  • Admin

SISTEM KOMPUTER

Ditulis oleh sandybluezz di/pada November 10, 2009

Komputer yang kita kenal saat ini adalah hasil pengembangan teknologi elektronika dan informatika sehingga bentuk komputer yang asalnya berukuran besar dan makan tempat, sekarang berbentuk kecil dengan kemampuan besar. Kemajuan industri komponen elektronika IC (integrated circuit) telah mendorong terciptanya berbagai perangkat chip IC yang beragam dan mendukung berbagai keperluan pembuatan produk elektronik. Kemajuan teknologi elektronika tidak terlepas dari adanya kemajuan dibidang pengetahuan dan pengolahan bahan semikonduktor khususnya silicon.

Dalam dunia hiburan, dunia anak telah lama mengenal alat permainan game yang dikendalikan oleh sistem komputer. Di bidang industri, komputer telah dipergunakan untuk mengontrol mesin-mesin produksi dengan ketepatan tinggi (misalnya CNC, sebuah mesin serba guna dalam industri metal) sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industri logam yang bervariasi dan kita bayangkan sulit apabila dikerjakan secara manual. Banyak pula mesin-mesin dalam industri garmen dilengkapi dengan kontrol komputer, misalnya perusahaan topi bodir dapat memproduksi topi dengan kualitas gambar bordir yang seragam dalam jumlah banyak dalam waktu singkat.

Di perusahaan dagang seperti department store telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan kerjanya saja.

Di bidang pendidikan, selain dijumpai sebagai alat bantu pelajaran, banyak peralatan laboratorium yang dilengkapi dengan komputer sehingga alat tersebut dapat bekerja lebih teliti dan dapat mengatasi kendala hambatan indra manusia. Dari bidang pendidikan dan riset yang mempergunakan alat-alat demikian dihasilkan berbagai hasil penelitian yang bermanfaat yang tidak terasa sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat banyak. Dalam bidang bioteknologi, peralatan-peralatan kultur telah banyak yang dilengkapi dengan kontrol komputer untuk mengusahakan ketelitian kerja pada ruang steril. Perusahaan Australia telah mengembangkan robot untuk keperluan bioteknologi ini.

Banyak kendaraan terbaru yang telah dilengkapi dengan sistem komputer sehingga penggunaan bahan bakarnya dapat diatur sedemikian rupa sampai taraf sangat efisien untuk sebuah perjalanan yang jauh. Bus-bus penumpang sudah dilengkapi dengan sistem kontrol komputer dan sensor-sensor canggih sehingga mengendarai bus tersebut terasa lebih aman.

Penerapan kontrol komputer yang tercanggih terdapat di pesawat terbang dan pesawat angkasa. Untuk dapat mengatasi berbagai kendala alam dan sulit dilakukan oleh seorang pilot secara manual, sebuah pesawat terbang dapat dikendalikan secara otomatis sehingga bisa terbang dengan selamat di tujuan.

Makna Sistem Komputer

Sama-sama kita ketahui bersama, teknologi telah berkembang dengan cepatnya, pada kala tertentu terjadi berbagai perubahan yang cukup signifikan mengenai pandangan orang terhadap teknologi, walaupun secara esensi teknologi tersebut masih pada kerangka acuan yang ada. Misalnya pada zaman sebelum tahun 2000, orang umum masih memandang sebuah komputer adalah mesin yang biasanya terletak pada sebuah meja dimana pada meja tersebut terdapat keyboard , monitor dan CPU . Atau lebih dikenal dengan Personal Computer . Disamping itu, orang masih membedakan antara komputer dengan handphone , mesin fax , pemutar video, sound system , mesin fotocopy dlsb. Namun semakin ke sini perangkat tersebut semakin sulit untuk dibedakan. Biar pembahasan kita lebih menajam tentang sistem komputer ini, tentu ada baiknya kita membahas dulu apa yang dimaksud dengan sistem dan komputer itu sendiri.

Sistem

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan sistem? Secara sederhana sistem dapat diterjemahkan: Suatu kesatuan elemen yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu kelompok dalam melaksanakan suatu tujuan pokok yang ditargetkan.

Seperti disebutkan di atas, sistem tidak hanya melibatkan suatu fungsi saja atau prosedur saja, namun merupakan suatu kesatuan dari semua hal yang dilibatkan untuk pekerjaan yang diinginkan dapat terlaksana dengan baik.

Komputer

Nah, sekarang bagaimana dengan komputer, apakah komputer itu? apakah hanya komputer yang selama ini yang sering kita lihat untuk mengetik di meja kantor? Ya! Itu adalah salah satu contohnya.

Komputer berasal dari bahasa latin dari kata Computare, yang berarti menghitung (dalam bahasa Inggris to compute). Secara umum defenisi komputer tersebut adalah suatu perangkat elektronika yang dapat menerima dan mengolah data menjadi informasi, menjalankan program yang tersimpan dalam memori, serta dapat bekerja secara otomatis dengan aturan tertentu.

Kita tentu sepaham, komputer tidak mengerti bahasa manusia. Lalu bagaimana perintah manusia tersebut bisa dimengerti oleh komputer? Sedangkan mesin komputer bekerja berdasarkan arus listrik yang ada padanya.

Disinilah dibuat suatu aturan tertentu bagaimana keinginan manusia tersebut bisa diterjemahkan agar mesin bisa memahaminya. Mesin secara elektronik dapat memahami perintah ini dengan beberapa perintah dasar yang dia miliki (instruction set).

Manusia membuat perintah ke komputer melalui sebuah program, dimana program ini berisi instruction set itu tadi. Sehingga secara otomatis melalui program yang telah disusun tersebut komputer bisa mengerti apa yang harus dikerjakannya.

Dengan keterangan di atas, jelaslah bahwa wujud komputer tersebut bisa saja berupa kalkulator , notebook , komputer pribadi , dan lain-lainnya. Komputer adalah hasil dari kemajuan teknologi elektronika dan informatika yang berfungsi sebagai alat bantu untuk menulis, menggambar, menyunting gambar atau foto, membuat animasi, mengoperasikan program analisis ilmiah, simulasi dan untuk kontrol peralatan.

Bentuk komputer yang dulu cukup besar untuk mengoperasikan sebuah program, sekarang berbentuk kecil dengan kemampuan mengoperasikan program yang beragam. Perlengkapan elektronik (hardware) dan program (perangkat lunak/software) telah menjadikan sebuah komputer menjadi benda yang berguna. Sebuah komputer yang hanya memiliki perlengkapan elektronik saja atau software saja tidak akan berfungsi. Dengan ada keduanya maka komputer dapat berfungsi menjadi alat yang berguna.

Komputer juga dapat dikembangkan untuk mengontrol peralatan mesin produksi ataupun peralatan rumah tangga. Dengan menambah rangkaian elektronik buatannya, maka komputer biasa bisa dipergunakan untuk mengendalikan peralatan-peralatan industri dan rumah tangga. Adanya kecenderungan pemanfaatan komputer untuk kontrol seperti ini dengan dukungan teknologi chip IC telah memungkinkan orang membuat robot kecil yang berguna seperti robot kendaraan yang dipergunakan dalam misi ruang angkasa.

Sistem Komputer

Sistem komputer adalah elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer. Elemen dari sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat lunak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras (hardware).

Dengan demikian komponen tersebut merupakan elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer. Tentu saja hardware tidak berarti apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua lainnya (software dan brainware). Contoh sederhananya, siapa yang akan menghidupkan komputer jika tidak ada manusia. Atau akan menjalankan perintah apa komputer tersebut jika tidak ada softwarenya.

Adanya perkembangan teknologi elektronika dan informatika telah memberikan perangkat tambahan pada sebuah komputer personal seperti:

* Mouse, suatu perangkat mekanik untuk melaksanakan suatu pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh manusia. Misalnya melakukan pengecatan mobil. Robot ini dilengkapi oleh perangkat mesin atau komputer baik sederhana maupun komplek yang mampu mengontrol gerakannya.
* Modem, alat bantu untuk mengubah data digital ke bentuk data voice atau sebaliknya sehingga data dari sebuah komputer dapat dikomunikasikan ke komputer lain melalui saluran telepon biasa, radio komunikasi ataupun stasiun bumi
* Sound card, bagian dari komponen komputer berupa kartu yang berfungsi untuk membangkitkan suara.
* Video card, alat untuk menampilkan informasi ke layar monitor.
* Kartu penerima televisi, alat untuk penangkap sinyal acara televisi.
* Kartu penerima radio, alat untuk menerima gelombang radio.
* Ethernet card, alat untuk penghubung dengan komputer jaringan.
* Printer, alat pencetak (desk jet, buble jet, laser jet, plotter)
* Alat penterjemah gambar cetakan (digitizer dan scanner).

Sistem Komputer dan Informatika

Sistem komputer dan informatika mempunyai keterkaitan yang sangat erat, dan tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, informatika sendiri merupakan disiplin ilmu yang secara spesifik menyangkut pengolahan data simbolik dengan menggunakan mesin otomatisasi atau komputer. Tentu saja komputer yang dimaksud di sini adalah sistem komputer itu sendiri.

NB klik ini

Ditulis dalam PIK | Leave a Comment »

SEJARAH KOMPUTER

Ditulis oleh sandybluezz di/pada November 2, 2009

Sejarah komputer sudah dimulai sejak zaman dahulu kala. Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejak dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik

Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanja, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia.

Sejarah Komputer menurut periodenya adalah:

* Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik

* Komputer Generasi Pertama

* Komputer Generasi Kedua

* Komputer Generasi Ketiga

* Komputer Generasi Keempat

* Komputer Generasi Kelima

ALAT HITUNG TRADISIONAL dan KALKULATOR MEKANIKAbacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi.Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuah rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, abacus kehilangan popularitasnya

Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak

Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan

Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya.

Barulah pada tahun 1820, kalkulator mekanik mulai populer. Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.

Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika yaitu mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukanperhitungan persamaan differensial. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis.

Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Analytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.

Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, disain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.

Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.

Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis. Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualnya ke masyarakat luas. Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah mengalami beberapa kali merger. Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga memproduksi alat pembaca kartu perforasi untuk usaha bisnis. Kartu perforasi digunakan oleh kalangan bisnis dn pemerintahan untuk permrosesan data hingga tahun 1960.

Pada masa berikutnya, beberapa insinyur membuat penemuan baru lainnya. Vannevar Bush (18901974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan akademisi. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan. Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah. Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.

KOMPUTER GENERASI PERTAMA

Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer Z3, untuk mendisain pesawat terbang dan peluru kendali.

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna general-purpose computer), ia hanya didisain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.

Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa ini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW. Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer.

Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut. Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.

Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.

KOMPUTER GENERASI KEDUA

Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner.

Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.

Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.

KOMPUTER GENERASI KETIGA

Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC: integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.

KOMPUTER GENERASI KEEMPAT

Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas yaitu mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukuran setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan kehandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yangsangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.

Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).

IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.

Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensi terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.

KOMPUTER GENERASI KELIMA

Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhan. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian daripada sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.

Banyak kemajuan di bidang disain komputer dan teknologi semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model von Neumann. Model von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.

Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.

NB klik ini

Ditulis dalam PIK | Leave a Comment »

Sistem Bilangan

Ditulis oleh sandybluezz di/pada November 2, 2009

Sistem bilangan adalah tata aturan atau susunan dalam menentukan nilai suatu bilangan, antara lain sistem desimal, biner, hexadesimal, oktal, BCD, Grey Code, Exess-3 dan lain-lainnya yang dibagi berdasarkan basis yang digunakan dalam penentuan nilai dari bilangan tersebut. Namun adapula sistem bilangan yang tidak mempunyai bobot tertentu, misalnya sistem bilangan Greycode. Sistem bilangan yang umum dipakai adalah sistem bilangan desimal.

v     Pengertian dari Sistem Bilangan

Ø      Sistem Bilangan Desimal

adalah sistem bilangan yang terdiri dari 9 angka, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,dan 9. Sistem bilangan desimal mempunyai basis 10. Oleh karena itu, setiap bilangan pada desimal dikalikan 10 pangkat posisi angka (dihitung dari kanan, dimulai dengan 0 )

Contoh : 567 artinya ( 5×102 ) + ( 6×101 ) + ( 7×100 ) = 500 + 60 + 7 = 567

Ø      Sistem Bilangan Biner

Adalah suatu sistem bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1, karena bilangan ini berbasis 2.

Contoh : (10001011) 2

Ø      Sistem Bilangan Oktal

adalah sistem bilangan yang terdiri dari 8 angka yaitu 0,1,2,3,4,5,6,dan 7. Sistem bilangan oktal berbasis 8.

Ø      Sistem Bilangan Hexadecimal

adalah sistem bilangan yang terdiri dari 10 angka yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9, dan 5 huruf yang mewakili nilai 10, 11, 12, 13, 14, dan 15 yaitu A,B,C,D, dan E. Sistem hexadecimal berbasis 16.

Ø      Sistem Bilangan BCD ( Binary Code Decimal )

adalah sistem bilangan modifikasi dari sistem bilangan decimal dan biner. Tiap 1 angka decimal diwakili oleh 4 digit biner. Cara penulisannya seperti bilangan decimal.

Ø      Sistem Bilangan Greycode adalah sistem bilangan yang diciptakan untuk meminimalkan terjadinya crash saat penggantian dari 1 bilangan ke bilangan di atasnya. Sistem Greycode tidak memiliki bobot layaknya sistem bilangan yang lain karena tiap peningkatan nilai dalam sistem Greycode hanya merubah 1 digit angka.

Ø      Sistem Bilangan Excess 3 adalah sistem bilangan yang ditulis dengan biner namun nilainya selalu lebih 3 dari  nilai biner semula.

Ø      Sistem Bilangan 84-2-1 adalah sistem bilangan yang bobotnya 84-2-1 dan ditulis dengan 4 digit yang mewakili angka 0, 1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9.

Ø      Sistem Bilangan 2421 adalah sistem bilangan yang bobotnya 2421 dan ditulis dengan 4 digit.

v     Konversi ke sistem bilangan lainnya :

DECIMAL BINER BCD GREYCODE EXCESS 3 84-2-1 2421
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0
1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1
2 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 1 0
3 0 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1
4 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0
5 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1
6 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0
7 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 1
8 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0
9 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1

Dari Decimal ke

Ø      Biner : Dibagi dengan 2 karena biner merupakan bilangan berbasis 2.

54                                            Maka (54)10 = ( 1010110)2

2                            0

27

2              1

13

2                            1

6

2                            0

3

2                            1

2

2                            0

1

2                            1

0

Ø      Oktal : Dibagi dengan 8 karena bilangan oktal berbasis 8.

54                                                                                        Maka (54)10 =  (72 )8

8                        2

7

Ø      Hexadecimal : Dibagi dengan 16 karena hexadecimal berbasis 16.

54                                                                                        Maka (54)10 =  (36)16

16             6

3

Ø      BCD :  Konversiakn tiap 1 digit decimal ke dalam 4 digit biner.

( 23 ) 10 = ( 00100011)BCD

Ø      Greycode : Ubah dulu dalam bentuk biner. Lalu ubah ke greycode

Ø      Excess 3 :  Sama seperti BCD hanya nilainya selalu lebih 3 dari binernya.

Ø      84-2-1 : Sama seperti BCD hanya nilai bobotnya berbeda

Ø      2421 : Sama seperti BCD hanya nilai bobotnya berbeda.

Dari Biner ke

Ø      Decimal : Masing – masing berikan 2 pangkat posisi ( dari kanan ).

(10001011) 2 = ( 1×27 ) + ( 1×23 ) + ( 1×21 ) + ( 1×20 ) = 128+8+2+1 = 139

Ø      Oktal : Ambil 3 digit biner dari kanan, konversikan ke oktal.

(10001011) 2 = ( 213 )8

Ø      Hexadecimal : Ambil 4 digit biner dari kanan, konversikan ke oktal

(10001011) 2 = ( 8B )16

Ø      BCD : Konversikan ke decimal dahulu lalu ke BCD

Ø      Greycode :

o Awalan tetap seperti biner

o Jika angka pertama ke kedua berubah, maka dalam greycode tulis 1.

o Jika angka selanjutnya tida berubah, maka dalam greycode tulis 0.

(10001011) 2 = 11001110

Ø      Excess 3 : Konversikan dahulu ke decimal lalu konversikan ke Excess 3

Ø      84-2-1 : Konversikan dahulu ke decimal lalu konversikan ke 84-2-1

Ø      2421 : Konversikan dahulu ke decimal lau konversikan ke 2421

Dari Oktal ke

Ø      Decimal : Masing – masing digit beri bobot 8 pangkat posisi dari kanan.

(156)8 = (1×64) + ( 5×8) + (6×1) = 110

Ø      Biner : Ubah ke decimal dahulu, lalu konversikan ke biner

Ø      Hexadecimal : Ubah dulu ke decimal lalu konversikan ke hexadecimal

Ø      BCD : Ubah dulu ke decimal lalu konversikan ke BCD

Ø      Greycode : Ubah dulu ke decimal, ke biner lalu ke greycode

Ø      Excess 3 : Ubah dulu ke decimal lalu konversikan ke excess 3

Ø      84-2-1 : Ubah dulu ke decimal, lalu konversikan 84-2-1

Ø      2421 : ubah dulu ke decimal lalu konversikan ke 2421.

Dari Hexadecimal ke

Ø      Decimal : Masing – msing digit beri bobot 16 pangkat posisi dari kanan

(19A)16 = (1×256) + ( 9×16) + ( 10×1) = 410

Ø      Biner : Konversikan dulu ke decimal lalu ubah ke biner

Ø      Oktal : Konversikan dulu ke decimal lalu ubah ke oktal

Ø      BCD : Konversikan dulu ke decimal lalu ubah ke BCD

Ø      Greycode : konversikan dulu ke decimal lalu ubah ke greycode

Ø      Exsess 3 : Konversikan dulu ke decimal lalu ubah ke Ecess 3

Ø      84-2-1 : Konversikan dulu ke decimal lalu ubah ke 84-2-1

Ø      2421 : Konversikan dulu ke decimal lalu ubah ke 2421

Dari BCD ke semua bilangan :

Konversikan dulu ke decimal lalu ubah ke masing – masing sistem bilangan

Dari Greycode ke semua bilangan :

Konversikan dulu ke biner lalu ubah ke masing – masing sistem bilangan

Dari Excess 3 ke semua bilangan :

Konversikan dulu ke decimal lalu ubah masing – masing ke sistem bilangan

Dari 84-2-1 ke semua bilangan :

Konversikan dulu ke decimal lalu ubah masing – masing ke sistem bilangan

Dari 2421 ke semua bilangan :

Konversikan dulu ke decimal lalu ubah masing – masing ke sistem bilangan

 

NB klik ini

Ditulis dalam PIK | Leave a Comment »

kecerdasan buatan robotik

Ditulis oleh sandybluezz di/pada November 1, 2009

II.1 KECERDASAN BUATAN DALAM ROBOTIK

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam robotik adalah suatu algorithma (yang dipandang) cerdas yang diprogramkan ke dalam kontroler robot. Pengertian cerdas di sini sangat relatif, karena tergantung dari sisi mana sesorang memandang.
Para filsuf diketahui telah mulai ribuan tahun yang lalu mencoba untuk memahami dua pertanyaan mendasar: bagaimanakah pikiran manusia itu bekerja, dan, dapatkah yang bukan-manusia itu berpikir? (Negnevitsky, 2004). Hingga sekarang, tak satupun mampu menjawab dengan tepat dua pertanyaan ini. Pernyataan cerdas yang pada dasarnya digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir manusia selalu menjadi perbincangan menarik karena yang melakukan penilaian cerdas atau tidak adalah juga manusia. Sementara itu, manusia tetap bercita-cita untuk menularkan �kecerdasan manusia� kepada mesin.

Dalam literatur, orang pertama yang dianggap sebagai pionir dalam mengembangkan mesin cerdas (intelligence machine) adalah Alan Turing, sorang matematikawan asal Inggris yang memulai karir saintifiknya di awal tahun 1930-an. Di tahun 1937 ia menulis paper tentang konsep mesin universal (universal machine). Kemudian, selama perang dunia ke-2 ia dikenal sebagai pemain kunci dalam penciptaan Enigma, sebuah mesin encoding milik militer Jerman. Setelah perang, Turing membuat �automatic computing engine�. Ia dikenal juga sebagai pencipta pertama program komputer untuk bermain catur, yang kemudian program ini dikembangkan dan dimainkan di komputer milik Manchester University. Karya-karyanya ini, yang kemudian dikenal sebagai Turing Machine, dewasa ini masih dapat ditemukan aplikasi-aplikasinya. Beberapa tulisannya yang berkaitan dengan prediksi perkembangan komputer di masa datang akhirnya juga ada yang terbukti. Misalnya tentang ramalannya bahwa di tahun 2000-an komputer akan mampu melakukan percakapan dengan manusia. Meski tidak ditemukan dalam paper-papernya tentang istilah �resmi�: artificial intelligence, namun para peneliti di bidang ini sepakat untuk menobatkan Turing sebagai orang pertama yang mengembangkan kecerdasan buatan.
Secara saintifik, istilah kecerdasan buatan � untuk selanjutnya disebut sebagai AI (artificial intelligence) � pertama kali diperkenalkan oleh Warren McCulloch, seorang filsuf dan ahli perobatan dari Columbia University, dan Walter Pitts, seorang matematikawan muda pada tahun 1943, (Negnevitsky, 2004). Mereka mengajukan suatu teori tentang jaringan saraf tiruan (artificial neural network, ANN) � untuk selanjutnya disebut sebagai ANN � bahwa setiap neuron dapat dipostulasikan dalam dua keadaan biner, yaitu ON dan OFF. Mereka mencoba menstimulasi model neuron ini secara teori dan eksperimen di laboratorium. Dari percobaan, telah didemonstrasikan bahwa model jaringan saraf yang mereka ajukan mempunyai kemiripan dengan mesin Turing, dan setiap fungsi perhitungan dapat dapat diselesaikan melalui jaringan neuron yang mereka modelkan. Kendati mereka meraih sukses dalam pembuktian aplikasinya, pada akhirnya melalui eksperimen lanjut diketahui bahwa model ON-OFF pada ANN yang mereka ajukan adalah kurang tepat. Kenyataannya, neuron memiliki karakteristik yang sangat nonlinear yang tidak hanya memiliki keadaan ON-OFF saja dalam aktifitasnya. Walau demikian, McCulloch akhirnya dikenal sebagai orang kedua setelah Turing yang gigih mendalami bidang kecerdasan buatan dan rekayasa mesin cerdas. Perkembangan ANN sempat mengalami masa redup pada tahun 1970-an. Baru kemudian pada pertengahan 1980-an ide ini kembali banyak dikaji oleh para peneliti. Sementara itu, metoda lain dalam AI yang sama terkenalnya dengan ANN adalah Fuzzy Logic (FL) � untuk selanjutnya ditulis sebagai FL. Kalau ANN didisain berdasarkan kajian cara otak biologis manusia bekerja (dari dalam), maka FL justru merupakan representasi dari cara berfikir manusia yang nampak dari sisi luar. Jika ANN dibuat berdasarkan model biologis teoritis, maka FL dibuat berdasarkan model pragmatis praktis. FL adalah representasi logika berpikir manusia yang tertuang dalam bentuk kata-kata.
Kajian saintifik pertama tentang logika berfikir manusia ini dipublikasikan oleh Lukazewicz, seorang filsuf, sekitar tahun 1930-an. Ia mengajukan beberapa representasi matematik tentang �kekaburan� (fuzziness) logika ketika manusia mengungkapkan atau menyatakan penilaian terhadap tinggi, tua dan panas (tall, old, & hot). Jika logika klasik hanya menyatakan 1 atau 0, ya atau tidak, maka ia mencoba mengembangkan pernyataan ini dengan menambahkan faktor kepercayaan (truth value) di antara 0 dan 1. Di tahun 1965, Lotfi Zadeh, seorang profesor di University of California, Berkeley US, mempublikasikan papernya yang terkenal, �Fuzzy Sets�. Penelitian-penelitian tentang FL dan fuzzy system dalam AI yang berkembang dewasa ini hampir selalu menyebutkan paper Zadeh itulah sebagai basis pijakannya. Ia mampu menjabarkan FL dengan pernyataan matematik dan visual yang relatif mudah untuk dipahami. Karena basis kajian FL ini kental berkaitan dengan sistem kontrol (Zadeh adalah profesor di bidang teknik elektro) maka pernyataan matematiknya banyak dikembangkan dalam konteks pemrograman komputer.
Metoda AI lain yang juga berkembang adalah algorithma genetik (genetic algorithm, GA) � untuk selanjutnya disebut sebagai GA. Dalam pemrograman komputer, aplikasi GA ini dikenal sebagai pemrograman berbasis teori evolusi (evolutionary computation, EC) � untuk selanjutnya disebut sebagai EC. Konsep EC ini dipublikasikan pertama kali oleh Holland (1975). Ia mengajukan konsep pemrograman berbasis GA yang diilhami oleh teori Darwin. Intinya, alam (nature), seperti manusia, memiliki kemampuan adaptasi dan pembelajaran alami �tanpa perlu dinyatakan: apa yang harus dilakukan�. Dengan kata lain, alam memilih �kromosom yang baik� secara �buta�/alami. Seperti pada ANN, kajian GA juga pernah mengalami masa vakum sebelum akhirnya banyak peneliti memfokuskan kembali perhatiannya pada teori EC. GA pada dasarnya terdiri dari dua macam mekanisme, yaitu encoding dan evaluation. Davis (1991) mempublikasikan papernya yang berisi tentang beberapa metoda encoding. Dari berbagai literatur diketahui bahwa tidak ada metoda encoding yang mampu menyelesaikan semua permasalahan dengan sama baiknya. Namun demikian, banyak peneliti yang menggunakan metoda bit string dalam kajian-kajian EC dewasa ini.

Aplikasi AI dalam kontrol robotik dapat diilustrasikan sebagai berikut,

Gambar 4.1: Kontrol robot loop tertutup berbasis AI

Penggunaan AI dalam kontroler dilakukan untuk mendapatkan sifat dinamik kontroler �secara cerdas�. Seperti telah dijelaskan di muka, secara klasik, kontrol P, I, D atau kombinasi, tidak dapat melakukan adaptasi terhadap perubahan dinamik sistem selama operasi karena parameter P, I dan D itu secara teoritis hanya mampu memberikan efek kontrol terbaik pada kondisi sistem yang sama ketika parameter tersebut di-tune. Di sinilah kemudian dikatakan bahwa kontrol klasik ini �belum cerdas� karena belum mampu mengakomodasi sifat-sifat nonlinieritas atau perubahan-perubahan dinamik, baik pada sistem robot itu sendiri maupun terhadap perubahan beban atau gangguan lingkungan.

Banyak kajian tentang bagaimana membuat P, I dan D menjadi dinamis, seperti misalnya kontrol adaptif, namun di sini hanya akan dibahas tentang rekayasa bagaimana membuat sistem kontrol bersifat �cerdas� melalui pendekatan-pendekatan AI yang populer, seperti ANN, FL dan EC atau GA.
Gambar 4.1 mengilustrasikan tentang skema AI yang digunakan secara langsung sebagai kontroler sistem robot. Dalam aplikasi lain, AI juga dapat digunakan untuk membantu proses identifikasi model dari sistem robot, model lingkungan atau gangguan, model dari tugas robot (task) seperti membuat rencana trajektori, dan sebagainya. Dalam hal ini konsep AI tidak digunakan secara langsung (direct) ke dalam kontroler, namun lebih bersifat tak langsung (indirect).

Kecerdasan Buatan

Istilah kecerdasan buatan sebenarnya berasal dari bahasa Inggris: “Artificial Intelligence”. Jika diartikan tiap kata, artificial artinya buatan, sedangkan intelligence adalah kata sifat yang berarti cerdas. Jadi artificial intelligence maksudnya adalah sesuatu buatan atau suatu tiruan yang cerdas. Cerdas di sini kemungkinan maksudnya adalah kepandaian atau ketajaman dalam berpikir, seperti halnya otak manusia dalam menyelesaikan suatu masalah.

Secara awam kecerdasan buatan diterjemahkan sebagai sebuah sistem saraf, atau sensor atau otak yang diciptakan oleh sebuah mesin. Sebenarnya kecerdasan buatan merujuk kepada mesin yang mampu untuk berpikir, menimbang tindakan yang akan diambil, dan mampu mengambil keputusan seperti yang dilakukan oleh manusia.
Alan Turing, ahli matematika berkebangsaan Inggris yang dijuluki bapak komputer modern dan pembongkar sandi Nazi dalam era Perang Dunia II tahun 1950, dia menetapkan definisi Artificial Intelligent : Jika komputer tidak dapat dibedakan dengan manusia saat berbincang melalui terminal komputer, maka bisa dikatakan komputer itu cerdas, mempunyai intelegensi.

Kecerdasan buatan itu sesuatu yang diciptakan oleh manusia, untuk menggantikan manusia. Jadi bisa jadi kecerdasan buatan itu merupakan suatu ancaman.

Walau pun menyadari bahwa kecerdasan buatan bisa jadi adalah suatu ancaman untuk manusia, tapi manusia masih saja mengembangkan apa yang disebut dengan kecerdasan buatan. Manusia masih saja mencoba mengembangkan / mendapatkan sesuatu (teknologi) yang baru, yang dapat berpikir seperti manusia. Hal ini terjadi karena adanya ketidakpuasan dalam diri manusia, manusia ingin mendapatkan sesuatu dengan cara yang lebih mudah. Lagipula memang ada keterbatasan-keterbatasan dalam diri manusia, seperti otak manusia yang hanya mampu berpikir dengan frekuensi kira-kira 100 Hz dan karena manusia mempunyai rasa capai. Bandingkan dengan komputer sekarang yang mampu mengolah data dengan frekuensi 4 GHz. Komputer juga tidak mempunyai rasa capai walau pun harus mengolah data yang sama berulang-ulang.

Walaupun terasa sangat futuristik dan terlihat berbahaya, karena mesin nantinya akan memiliki kecerdasan dan emosi, para pakar AI menganggap pengembangan disiplin ilmu ini penting karena bisa diterapkan di Internet nantinya. Misalnya saja, di masa mendatang ketika Anda mengunjungi sebuah situs agen perjalanan, maka di layar komputer akan muncul wajah seorang wanita yang sangat sempurna karena semuanya berupa ciptaan komputer. Uniknya, Anda akan mampu bercakap-cakap dengan wanita artifisial ini, seperti layaknya Anda berbicara dengan staff wanita beneran di counter biro perjalanan. Kalau ini tercapai, maka pelayanan dapat diberikan 100% online, dengan akurasi yang sangat tinggi. Terutama dari konsistensi, keramahan, kecepatan dan akurasi pelayanan. Lain kalau kita menggunakan staff manusia asli yang konsistensinya tidak bisa akurat karena terpengaruh kepada kondisi fisik dan emosi saat itu.

Saat ini sudah banyak teknologi kecerdasan buatan yang dihasilkan dan dipakai oleh manusia. Misalnya saja pada robot Asimo yang bisa menari dan berjalan, atau pada permainan komputer yang dirancang untuk membuat manusia berpikir keras untuk mengalahkannya. Contoh lain ada di industri otomotif. Adanya teknologi komputer yang mampu mengolah data dengan cepat dipakai untuk memberikan peringatan pada pengemudi mobil untuk menghindari terjadinya tabrakan.Yak… begitulah sedikit cerita tentang Kecerdasan Buatan.

PENERAPAN kecerdasan buatan menggunakan algoritma minimax pada permainan tik-tak

Kecerdasan buatan dapat diterapkan atau dimplementasikan kedalamberbagai bentuk aplikasi. Bentuk implementasi yang paling mudah untuk diukurtingkat keberhasilan dan cukup digemari oleh sebagain besar publik yaitu padagames atau permainan. Permainan yang digunakan sebagai mediapengimplementasian pada kasus ini adalah permaian Tik-tak atau dalam bahasaInggris dikenal dengan nama Tic-tac-toe. Tik-tak adalah salah satu permainanlogika yang cukup populer dimasyarakat kita juga masyarakat internasional.Meskipun dimasing-masing daerah permainan ini memiliki nama yang berbedabeda,namun pola dan aturan permainan tetap sama.Algoritma yang digunakan pada kecerdasan buatan tersebut menggunakanalgoritma Minimax. Minimax menurut beberapa pakar kecerdasan buatanmerupakan salah satu algoritma yang sering digunakan dalam penerapankecerdasan buatan pada permainan, khususnya permainan logika, antara lainCatur, Go, Othello, dan sebagainya.Proses utama algoritma Minimax yaitu pencarian nilai terbaik berdasarkannilai-nilai yang telah diberikan pada tiap-tiap langkah. Nilai-nilai tersebutdibangkitkan berdasarkan basis pengetahuan yang dimiliki oleh algoritmatersebut. Dengan penerapan algoritma Minimax sebagai pondasi suatu kecerdasanbuatan pada permainan Tik-tak, maka diharapkan akan dihasilkan suatupermainan yang interaktif. Dalam permainan ini, dua pemain dapat salingbertanding menggunakan dua unit komputer yang dihubungkan oleh jaringanlokal.Alat bantu pada implementasi kasus ini menggunakan jaringan lokal danpemrograman Visual Basic 6.0.

II.2. PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK KECERDASAN BUATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING (Studi Kasus Mendiagnosa Keadaan Bayi Dalam Kandungan)

Kecerdasan buatan adalah kemampuan komputer untuk berpikir dengan intelegensia. Ini tercapai dengan mempelajari bagaimana manusia mengingat dan berpikir ketika sedang mengambil keputusan dan memecahkan masalah. Kecerdasan buatan yang dibangun mempunyai beberapa komponen yang saling berhubungan untuk membangun sistem yaitu basis pengetahuan, mesin inferensi, antarmuka pemakai. Persoalan yang dipecahkan dalam sistem ini adalah bagaimana cara menyusun aturan yang terdiri atas beberapa premis dan konklusi dari fakta-fakta yang tersedia, sehingga dihasilkan suatu solusi, dengan menggunakan mesin inferensi yaitu forward chaining, selain itu sistem ini juga menggunakan suatu penalaran knowledge base yaitu penalaran rule-based reasoning. Penelitian ini membahas tentang pendiagnosaan keadaaan bayi dalam kandungan yang menggunakan teknik inferensi forward chaining, yang memulai penalarannya mulai dari sekumpulan fakta-fakta menuju sebuah hipotesa (solusi). Sistem yang dikembangkan memberikan keleluasaan pada perekayasa pengetahuan untuk memasukkan himpunan aturan pada basis pengetahuan dan diperolehnya suatu solusi berdasarkan basis pengetahuan yang ada.

Apa Itu AI

Istilah AI (Artificial Intelegent) atau bahasa kitanya adalah kecerdasan buatan merupakn bidang ilmu yang memang baru berkembang th 90-an dan aplikasinya dah banyak diterapkan orang mulai dari games komputer, sistem kontrol cerdas, robotik, malah sampai ke pemecahan masalah bidang ekonomi dll. Kita di lab Komputasi dan Otomasi Industri (LAB CIA) jurusan pend. teknik elektro upi sudah membangun suatu suatu research group khusus mengkaji bidang ini. Tentunya saat ini butuh orang-orang terutama mahasiswa yang ingin memperdalam ilmu ini kita terbuka buat siapapun yang merasa tertantang. terutama mhs dari mipa dan teknik.
Untuk tutorial kita akan adakan sesuai permintaan anda kapan siapnya mudah-mudahan cocok dengan jadwal aktifitas kita. Sebagai langkah awal kita akan perkenalkan tentang Expert system (sistem Pakar), Jaringan Syaraf Tiruan (JST/ Neural Network), Logika Fuzzy (Fuzzy Logic) dan Algoritma Genetika (Genetic Algorithm).
Selanjutnya kita arahkan anda minatnya ke mana. karena ngak mungkin dalam waktu singkat akan menguasai semuanya. Sebagai langkah praktis kita perkenalkan juga beberapa toolbox yang ada di MATLAB.Dasar ilmu untuk mendalaminya hanya matematika dan computer programming.

Berkomunikasi dengan Teknologi


Mendengarkan robot atau komputer berbicara, sudah bukan hal yang asing lagi untuk zaman ini. Namun, berbicara dengan komputer atau robot seperti layaknya dengan manusia? Belum tentu! Bukan berarti tidak mungkin. Perangkat yang Dibutuhkan Perangkat utama yang dibutuhkan dalam menunjang aplikasi berkomunikasi ini tentu saja perangkat multimedia, terutama audio.Kemampuan mendengarkan akan banyak diperoleh dari mikrofon yang digunakan sebagai media input. Dan kemampuan menyampaikan informasi akan dibantu dengan speaker sebagai media output. Untuk fitur Text to speech atau voice command yang diberikan Windows XP, sebenarnya persyaratan yang diminta sangat minim, artinya dengan perangkat audio yang paling sederhana Anda sudah dapat menikmati fasilitas ini. Namun, memilih mikrofon dan speaker yang baik tidak akan ada salahnya. Dengan speaker yang bersih dan baik, Anda dapat mendengar pesan yang disampaikan oleh komputer dengan lebih jelas. Sebaliknya dnegan mikrofon yang bersih dan tidak terlalu banyak noise, pesan yang diterima komputer juga akan lebih jelas. Pada sebuah komputer yang sederhana, pengolahan audio ini akan banyak dibantu perangkat yang dinamakan sound card. Namun biar bagaimanapun, tergantung pada sistem dan aplikasi yang digunakan. Artinya, kemampuan berkomunikasi sebuah komputer atau robot memiliki banyak keterkaitan dnegan keseluruhan sistem dari komputer atau robot itu sendiri. Contohnya saja sebuah komputer ber-operating system Windows XP mengaktifkan fitur Text to Speech-nya. Maka karena kemampuan sistem hanya mampu mengakomodasi bahasa Inggris, biar pun perangkat yang digunakan sudah sangat canggih atau keluaran terbaru, tetap saja komputer tidak akan dapat menyampaikan atau membaca tulisan yang diketik dalam bahasa Indonesia. Di Masa yang akan Datang Perkembangan teknologi yang memungkinkan sebuah komputer dapat dengan lancar berkomunikasi dengan manusia telah berkembang sangat jauh. Meskipun tidak sehebat perkembangan motorik yang dapat dilakukan oleh robot. Namun setidaknya, mengalami perkembangan yang sangat positif. Misalnya saja, saat ini bila Anda membeli sebuah robot Aibo keluaran Sony. Maka Anda dapat memberikan 100 lebih macam perintah pada anjing elektrik tersebut dengan suara Anda. Meskipun kemungkinan si anjing pintar tersebut menuruti perintah Anda sangat tipis. Tapi, ia dapat mengerti apa yang Anda katakan. Lain Aibo lain pula dengan Asimo, robot berbentuk menyerupai astronot buatan Honda. Robot yang merupakan kepanjangan dari Advanced Step in Innovative Mobility ini memiliki kemampuan kominikasi yang lebih canggih. Ia tidak hanya dapat bereaksi ketika namanya dipanggil, namun ia juga dapat mengerti jenis suara lain selain suara manusia, serta bereaksi terhadapnya. Misalnya ketika mendengar ada sesuatu yang jatuh atau tertabrak ia tidak hanya dapat mengerti apa yang sedang terjadi, namun dapat langsung bereaksi dengan menengok ke arah suara tersebut. Kemampuan komunikasi tersebut sering disebut juga dengan sebutan danya Artificial Intelegent (kepintaran buatan). Tidak menutup kemungkinan kemampuan kedua robot ini akan terus berkembang menjadi lebih baik lagi. Sebenarnya apa manfaat yang dapat diperoleh dari kemampuan komunikasi ini? Banyak sekali! Salah satu di antaranya yang paling sederhana adalah dengan adanya kemampuan komunikasi ini sebuah robot atau komputer akan lebih mudah dioperasikan. Sebab mayoritas manusia tidak memiliki kendala dalam mengungkapkan sesuatu secara verbal. Tenaga yang dibutuhkan untuk berkomunikasi secara verbal juga akan lebih sedikit. Misalnya saja, bila Anda akan mendikte sebuah surat bisnis. Anda tidak perlu lagi membutuhkan seorang sekretaris, komputer akan langsung mengerjakannya untuk Anda. Begitu pula dalam hal membuat notulen rapat. Atau mungkin dalam pengoperasian perangkat pabrik yang sangat rumit. Bila semua kerumitan itu dapat diterjemahkan ke dalam bentuk verbal tentu akan sangat mudah dilakukan, bukan? Masalah keamanan bukan lagi menjadi kendala. Dengan otorisasi suara serta password seperti layaknya komputer biasa, maka keberadaan teknologi ini akan membuat sistem lebih unggul. Sebagai salah satu contoh adalah penerapan voice command pada salah satu mobil produksi Audi, yaitu Audi A8 yang menjadikan voice command sebagai fitur optional. Dengan adanya fitur ini, seorang pengendara tidak akan direpotkan lagi dalam mengoperasikan perangkat audio atau hanya sekadar mencari nomor telepon seseorang dalam phonebook ponselnya yang terhubung ke kendaraan. Bahkan dengan adanya voice command akses pada GPS juga dapat dipermudah. Fungsi lain yang tidak kalah menarik adalah kemungkinan besar untuk menjadi robot atau komputer sebagai teman yang paling logis. Kemampuan mengolah informasi dan komunikasi verbal dapat disatukan sehingga dapat membantu membuat keputusan-keputusan yang logis dan mudah dimengerti manusia. seperti halnya sebuah robot yang berlari mengambil obat, hanya karena mendengar asma majikannya kambuh.
Namun rasanya, untuk semua ini kita masih harus menunggu agak sedikit lama. Mengingat untuk sampai ke sana masih diperlukan proses yang panjang.
Setidaknya untuk waktu yang cepat ini komputer Anda dapat mengerti bahasa yang Anda pergunakan. Hal ini tentu akan sangat berarti besar untuk sebagian kalangan masyarakat. Salah satu contohnya adalah mereka yang memang memiliki kendala melihat atau kendala bergerak sehingga sulit untuk menggunakan keyboard komputer.

NB klik ini

Ditulis dalam PIK | Leave a Comment »

SPSS dan Sejarahnya – Statistika

Ditulis oleh sandybluezz di/pada Oktober 29, 2009

SPSS dan Sejarahnya

Pada awalnya, sebelum diberi nama Statistical Service Product Solutions, aplikasi ini bernama Statistical Package for the Social Sciences yang dibuat pada tahun 1968 oleh Norman Nie, seorang mahasiswa lulusan fakultas ilmu politik dari Stanford University. SPSS sangat berguna bagi ilmu social di era tersebut, dan digunakan untuk analisis pasar, penelitian kesehatan, survey kesehatan, dan masih banyak lagi.

Program SPSS bekerja dengan membandingkan suatu data kedalam suatu paket hasil analisis. Sehingga dalam pengolahan lebih mudah dalam penggunaan serta analisisnya dalam aplikasi permasalahan riset dan bisnis. SPSS dilengkapi kemampuan untuk akses data, persiapan dan manajemen data,analisis data, serta dalam laporan hasil olahan. Sedangkan perangkat lunak sekarang sangat banyak untuk penyelesaian pengolahan data statistic. Program aplikasi untuk pengolahan data yang beredara saat ini sudah banyak macamnya antara lain SHAZAM, Systant, Ecosim, Ecostat, Minitab, SAS, Statgraph, SPSS, Statistica, dan sebagianya. Dari berbagai perangkat pilihan lunakyang akan digunakan dalam pengolahan data SPSS merupakan yang paling popular. Mengapa SPSS, karena memiliki beberapa kelebihan yaitu terdapat banyak fasilitas yang dapat menangani berbagai persoalan statistika, memiliki tampilan user friendly, dan merupakan terobosan baru berkaitan dengan perkembangan teknologi infromasi, khususnya E-Business. Dalam hal ini SPSS telah dilengkapi dengan fasilitas OLAP (Online Analytical processing)yang akan memudahkan dalam pemecahan pengolahan data. Selain itu, kelebihan SPSS adalah dapat digunakan untuk mengakses data dari berbagai perangkat lunakyang lain selanjutnya diolah dan kemudian dianalisis.

Sejarah SPSS

Pada tahun 1968, Norman H.Nie, C.Hadlai (Tex) Hull dan Dale H.Bent, tiga orang pemuda dari latar belakang professional berbeda, mengembangkan sistem perangkat lunakyang berdasarkan gagasan statistika menggunakan untuk mengubah data mentah menjadi informasi essensial untuk membuat keputusan. Sistem perangkat lunak statistic revolusioner ini disebut SPSS, yang menjadi calon Statistical Package untuk Ilmu Pengetahuan Sosial. Ketiga pemuda tersebut membangun SPSS dari keperluan untuk dengan cepat menganalisa volume data ilmu pengetahuan socialyang dikumpulkan lewat berbagai metode penelitian. Dilakukan kerja pertama SPSS di Stanford University dengan maksud untuk membuatnya tersedia hanya untuk dikonsumsi local dan tak ada distribusi internasional. Nie, seorang ilmuwan social dan Stanford doctoral calon, mengambil target sasaran dan menetapkan kebutuhan; Bent calon doctorStanford university pada penelitian pelaksanaan, mempunyai keahlian analisa dan mendesain struktur berkas sistem SPSS, dan Hull, yang baru tamat dari Stanfor dengan gelar MBA-nya , memprogram SPSS.

Kelebihan SPSS
1. SPSS mampu mengakses data dari berbagai macam format data yang tersedia seperti dBase, Lotus, Access, text file, spreadsheet, bahkan dapat mengakses database melalui ODBC (Open Data Base Connectivity) sehingga datayang sudah ada, dalam berbagai format, bisa langsung dibaca SPSS untuk dianalisis.
2. SPSS memberi tampilan data yang lebih informative, yaitu menampilkan data sesuai nilainya (menampilkan label data dalam kata-kata) meskipun sebetulnya kita sedang bekerja menggunakan angka-angka (kode data).
3. SPSS memberikan informasi lebih akurat dengan memperlakukan missing data secara tepat, yaitu dengan member kode alasan mengapa terjadi missing data. Misalnya karena pernyataan tidak relevan dengan kondisi responden, pertanyaan tidak dijawab, atau karena memang pertanyaannyayang harus dilompati.

4. SPSS melakukan analisis yang sama untuk kelompok-kelompok pengamatan yang berbeda secar sekaligus hanya dalam beberapa mouse klik saja. Misalnya mengetahui nilai minimum, maksimum dan rata-rata penjualan per kuartal wilayah penjualan secara bersamaan pada masing-masing kelompok produk, mengetahui hal-halyang signifikan berpengaruh terhadap volume penjualan (apakah kelompok umur konsumen, tingkat pendidikan, jenis kelamin, besar pengeluran per bulan,dll) pada masing-masing wilayah penjualan
5. SPSS mampu merangkum data dalam format tabel multidimensi, yaitu beberapa field ditabulasikan secara bersamaan. Contohnya tabel persentase jumlah responden dari beberapa kelompok umur terhadap beberapa kategori produk perawatan rambut, tabel persentase jumlah responden dari beberapa tingkat pendidikan terhadap beberapa partai politik pilihan menurut beberapa wilayah pemilihan umum.

Beberapa istilah popular yang ada dalam SPSS, antara lain :

1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan objek yang menjadi perhatian dalam suatu eksperimen. Contohnya masyarakat miskin di Kabutan Sinjai, populasi bayi gizi buruk di rumah sakit Ibnu Sina Makassar, dan sebagainya. Dari populasiyang telah diobservasi nantinya akan diperoleh suatu karakteristik statistika yang biasa disebut dengan Parameter.

2. Sampel

Sampel adalah sebagian objek yang diambil dari populasi di mana karakteristiknya akan diselidiki dan dianggap dapat mewakili seluruh populasi yang menjadi perhatian dalam eksperimen. Karasteristik dari sampel disebut dengan statistic. Contoh sebuah rumah sakit swasta, mengambil sampel bayi dengan berat badan lahir rendah dengan persentase 15 %, 20 %, dan 25 %. Sementara cara pengambilan sampel dari suatu populasi secara garis besar terbagi menjadi dua, yaitu random dan non random.

3. Random

Yang dimaksud dengan pengambilan sampel dari suatu populasi secara random adalah pengambilan di mana setiap objek mempunyai probabilitas sama untuk terpilih. Dengan kata lain, sang peneliti tidak memilih objek tertentu untuk dijadikan sampel dalam eksperimen. Untuk mendapatkan sampel random biasanya dilakukan dengan undian atau menggunakan tabel bilangan random.

4. Non random

Sampel non random adalah cara pengambilan di mana sang peneliti memilih objek tertentu untuk dijadikan sampel. Cara non random ini biasanya disebut dengan sampel tetap (fixed sample). Berkaitan dalam menganalisa dan menarik suatu kesimpulan dari suatu masalah, berdasarkan kegiatanyang dilakukan statistic terbagi menjadi dua bidan, yaitu statistika deskriptif dan statistika induktif.

5. Statistic deskriptif

Merupakan bidang statistika yang mempelajari tentang susunan, penyajian data, yaitu dengan deskripsi atau penggambaran data yang diperoleh. Jadi, dalam statsitika deskriptif membicarakan tentang cara-cara pengumpulan data, menyederhanakan data eksperimen, kemudian mengadakan pengukuran pemusatan dan penyebaran data.

6. Statistika induktif

Merupakan bidan statistika yang mempelajari penarikan kesimpulan yang merupakan generalisasi dari suatu populasi berdasarkan sampelnya. Adapun yang termasuk kegiatan dalam statistika induktif adalah estimasi/perkiraan, peramalan (forecast), uji hipotesis, penghitungan dan uji kemaknaan asosiasi, dan lain sebagainya. Berdasarkan metodeyang digunakan statistika induktif sendiri terbagi menjadi dua yaitu statistika parametric dan statistic nonparametric.

7. Statistic parametric

Merupakan bagian statistic induktif yang mempertimbangkan satu atau lebih parameter populasi. Biasanya pada statistic parametric berpijak pada suatu asumsi spesifik populasinya berdistribusi normal, selain itu data berukuran interval.

8. Statistic non parametric

Merupakan bagian dari statistic induktif yang tidak mempertimbangkan nilai parameter populasi. Jadi, analisa data pada statistika nonparametric tidak didasarkan pada asumsi distribusi normal. Biasanya data yang digunakan pada statistika nonparametric berukuran nominal dan ordinal. Baik dalam statistika deskriptif maupun statistika induktif diperlukan adanya ukuran data. Ukuran data yang digunakan pada suatu eksperimen terbagi menjadi empat tingkatan, yaitu nominal, ordinal, interval, dan rasio.

9. Nominal

Ukuran data nominal yang merupakan skala pengukuran yang paling sederhana dan digunakan untuk mengkategorikan objek-objek amatan. Kategori ini selanjutnya dinotasikan dengan kata-kata, huruf symbol, ataupun angka. Dengan kata lain, ukuran data nominal yang berasal dari kata Name ini termasuk data kualitatif, yaitu data yang tidak berupa angka melainkan berupa kategori. Misalkan kategori jenis kelamin laki-laki dan perempuan, maka laki-laki diberi notasi angka 1 dan perempuan dengan notasi angka 2.
10. Ordinal

Ukuran data ordinal juga merupakan tipe data kualitatif, perbedaanya dengan ukuran data nominal adalah pada ordinal terdapat tingkatan data. Adapun persamaannya adalah data tidak dapat ditambah, dikurang, dikali, ataupun dibagi karena data tidak menunjukkan besarnya nilai melainkan hanya kategori saja. Pada ukuran data ordinal memberikan urutan (ranking) objek eksperimen dari yang terendah ke tinggi atau berlaku sebaliknya. Contohnya kategori kelas social ekonomi masyarakat di daerah A lebih tinggi daripada di daerah B, namun seberapa besarnya tidak dapat diukur secara pasti. Ukuran data ordinal dinilai lebih tinggi daripada nominal karena pada ordinal ditentukan objek yang lebih besar/kecil.

11. Interval

Interval termasuk tipe data kuantitatif, yaitu datanya dinyatakan dengan angka di mana data berupa urutan kuantitatif objek eksperimen. Ukuran data interval diperoleh dari hasil pengukuran dan mempunyai satuan pengukuran, namun perlu diperhatikan bahwa pada ukuran data interval tidak memuat nilai nol mutlak. Beda halnya dengan ukuran data nominal dan ordinal, ukuran data interval dapat ditambah, dikurangi, dikali ataupun dibagi. Contoh ukuran data interval,diadakan eksperimen tentang ukuran tingkat ekonomi pada daerah Sopeng dengan klasifikasi penghasilan sebagai berikut:
a. Golongan A jika berpenghasilan Rp 1.000.000

12. Rasio

Ukuran data rasio termasuk pada tipe kuantitatif di mana data rasio bersifat angka sesungguhnya. Dengan kata lain, angka pada skala data rasio menunjukkan besarnya nilai objek yang diukur menggunakan titik nol mutlak. Jarak dan waktu antara dua titik skala tidak tergantung pada unit pengukuran. Contoh pada produksi kain tenun, jika pada suatu saat pabrik tidak produksi satupun kain, maka dikatakan produksi nol (tidak ada).

13. Data view

Merupakan lembar kerja untuk proses input data atau memasukkan data. Kolom- kolomnya memuat variabel data dan baris ditandai dengan angka 1, 2, 3 yang merupakan urutan data yang dimasukkan.

14. Variabel view

Merupakan lembar kerja untuk mendefinisikan variabel data yang dimasukkan pada kotak Data View. Baris pada kotak variabel view ditandai dengan angka 1, 2, 3 menunjukkan urutan data yang didefinisikan, dan kolomnya memuat name, type, width, decimals, label, values, missing, column, align, dan measure.

Memulai SPSS 13.0 versi Windows

Untuk memulai SPSS 13.0 pastikan terlebih dahulu software SPSS 13.0 telah terinstal pada komputer anda (baik dalam sistem operasi Windows XP, Windows Vista, Linux, ataupun Macintosh). Untuk memulai SPSS 13.0 awali dengan mengklik start, kemudian klik all programs selanjutnya klik SPSS for Windows lalu klik SPSS for Windows, sehingga akan tampak di layar .

SPSS Data Editor
Data editor mempunyai dua fungsi utama, yaitu:
1. Input data yang akan diolah oleh SPSS

2. Proses data yang telah diinput oleh prosedur statistic tertentu.

Data editor terdiri atas sepuluh menu utama, yaitu file, edit, view, data, transform, anlyze, graphs, utilities, windows, dan help.

Menu file
Menu file terdiri dari:
1. Open : membuka file data yang telah dibuat atau disimpan

2. Save & save as : untuk menyimpan data

3. Display data info : untuk mengetahui karakteristik data

4. Print : untuk mencetak data

5. Exit : untuk keluar dari program SPSS

Menu edit
Menu edit terdiri dari:
1. Undo & redo: mengembalikan data sebelum dan sesudah perubahan data sebelum disimpan

2. Cut & clear: menghapus data

3. Copy & paste: menduplikasikan data

4. Find: mencari data

5. Edit option: mengubah pilihan-pilihan pada berbagai tools.

Menu view
Menu view terdiri dari:
1. Status bar: menampilkan status pengerjaan SPSS

2. Tool bar: mengatur penampilan tools bar yang ada pada SPSS

3. Fonts: mengubah model dan ukuran karakter

4. Grid lines: menampilkan garis vertical dan horizontal pada data editor

5. Value labels: pembuatan kalimat dan pada saat pemasukan menggunakan kode yang telah dibuat.

Menu data
Menu data terdiri dari:
1. Define dates: mendefinisikan tanggal menyangkut pekerjaan yang berhubungan dengan time series

2. Insert variable: menyisipkan satu variabel diantara dua buah variabel

3. Insert case: menyisipkan satu kasus diantara dua buah kasus

4. Go to case: menemukan sel tertentu

5. Sort case: mengurutkan data

6. Transpose: mentransformasikan baris menjadi kolom atau sebaliknya

Menu transform
Menu transform terdiri dari:
1. Compute: menambah variabel baru yang berisi hasil perhitungan berdasarkan data dari variabel yang sama

2. Random number seed: membuat nilai-nilai random pada SPSS

3. Count: menghitung data dengan kriteria tertentu.

4. Recode: memberi kode ulang ke suatu variabel berdasarkan kriteria tertentu

5. Categorize variables : mengkategorikan data

6. Rank cases: mengurutkan data sesuai dengan rangking atau kelasnya

7. Automatic recode: mengubah value yang berupa string atau numeric ke integer

8. Create time series: membuat variabel pada time series

9. Replace missing value: mengelola missing value pada time series.

Menu analyze
Menu analyze merupakan jantung dari SPSS karena dengan menu ini seluruh pengelolaan data dilakukan. Menu analyze terdiri dari:

1. Reports

2. Descriptive statistic

3. Compare means

4. General linear model

5. Correlate

6. Regression

7. Loglinear

8. Classify

9. Data reduction

10. Scale

11. Non parametric test

12. Survival

13. Multiple response

Menu windows
Menu ini berfungsi menampilkan window apa saja yang sekarang ada pada SPSS. Menu ini terdiri dari:

1. Minimize all windows

2. Window atau jendela yang terhubung dengan data editor, output dan chart

Menu help
Menu ini berfungsi sebagai tambahan. Menu help terdiri dari:

1. Topics

2. Tutorial

3. SPSS homepage

4. Syntax guide

5. Statistic coach

6. About

7. Register product

Menu graphs
Menu ini berfungsi untuk menampilkan grafik atau chart yang merupakan hasil perhitungan statistic data yang ada pada data editor. Menu graphs terdiri dari:

1. Gallery

2. Interactive

3. Bar

4. Line

5. Area

6. Pie

7. High low

8. Pareto

9. Control

10. Boxplot

11. Error bar

12. Scatter

13. Histogram

14. P-P

15. Q-Q

16. Sequence

17. ROC curve

18. Time series

Menu utilities
Menu ini berfungsi sebagai menu tambahan. Menu utilities terdiri dari:

1. Variables: menampilkan informasi tentang sebuah variabel

2. File info: melihat tampilan secara rinci property setiap variabel dalam sebuah file

3. Define sets: menampilkan variabel-variabel dalam sebuah data yang dianggap relevan

4. Auto nem case

5. Run script

6. Menu editor: menampilkan menu tambahan tersendiri, diluar menu-menu standar.

Main Menu SPSS Data Editor

Main menu atau menu utama pada SPSS Data Editor terdiri atas 10 menu utama, antara lain File, Edit, Data, Transform, Analyze, Graphs, Utilities, Window, dan Help.

Memasukkan Data pada SPSS 13.0 pada Windows
Untuk memulai memasukkan data pada program SPSS, kita mulai dengan mengklik Variabel View, yang akan terlihat kolom-kolom yang memuat beberapa variabel, seperti pada gambar berikut ini:

Name
Kolom name digunakan untuk memberikan nama variabel data dengan panjang maksimum 64 karakter. Untuk mengaktifkan kolon name, letakkan pointer di bawah kolom name, klik ganda, kemudian ketik nama variabel data.

Type
Kolom type menunjukkan tipe data yang digunakan. Untuk mengaktifkan kolom type, letakkan pointer di bawah kolom type baris 1, klik tanda sehingga akan Nampak seperti gambar berikut:

Terdapat 8 macam tipe data, yaitu:
a. Numeric, data yang digunakan bertipe numeric atau berupa angka (kuantitatif)

b. Comma, data berupa angka yang menggunakan tanda koma sebagai pemisah bilangan ribuan.

c. Dot, data berupa angka menggunakan tanda titik sebagai pemisah bilangan ribuan.

d. Scientific notation, data berupa angka menggunakan symbol E untuk kelipatan 10.

e. Date, data berupa waktu

f. Dollar, data berupa angka diawali dengan tanda $, tanda koma sebagai pemisah bilangan ribuan, dan titik sebagai decimal.

g. Custom currency, data berupa angka menyatakan mata uang tertentu.

h. String, data yang digunakan bertipe huruf (bukan angka).

Width
Kolom width menunjukkan lebar digit data, untuk data bertipe string disediakan masukkan 1 sampai dengan 32767 digit, dan data bertipe numerik disediakan masukan 1 sampai 40 digit. SPSS memberikan default Width 8 digit. Untuk mengaktifkannya, letakkan pointer pada kolom width, klik nda tanda panah ke atas untuk menambah angka digit, dan tanda panah ke bawah untuk mengurangi angka digit.

Decimals
Kolom decimals menunjukkan angka decimal dari data (apabila ada) dengan maksimum 16 angka desimal. Jika datanya berupa string, secara otomatis pada kotak dialog variabel type pilihan decimal menghilang digantikan oleh character. Secara default SPSS memberikan 2 angka decimal. Untuk mengaktifkan kolom desimal, letakkan pointer pada kolom desimal, klik tandatanda panah atas untuk menambah angka desimal, dan tanda panah bawah untuk mengurangi angka desimal

Label
Kolom label memberikan keterangan tambahan pada nama variabel data (jika ada). Jika tidak ada, kolom ini dapat diabaikan dengan tanpa mempengaruhi proses data. Untuk memberi label pada data, letakkan pointer pada kolom label, kemudian ketikkan keterangan tambahan pada variabel data.

Values
Kolom values digunakan untuk memberi kode data atau mengkategorikan data (jika ada). Jika data bersifat unik atau tanpa kategori, abaikan kolom ini karena tidak mempengaruhi proses data. Untuk mengaktifkan kolom values, letakkan pointer pada kolom values, klik tanda ehingga akan tampil seperti gambar berikut:

Missing

Kolom missing digunakan apabila terdapat data yang hilang atau kosong (jika ada). Jika data lengkap, abaikan kolom ini karena tidak mempengaruhi proses data. Untuk mengaktifkan kolom missing, letakkan pointer pada kolom missing, tanda sehingga terlihat seperti gambar berikut:

Column
Kolom column berfungsi memberikan lebar kolom sesuai lebar pemasukan data yang diinginkan, yaitu antara 1 sampai 255 digit. Untuk mengaktifkan kolom column, letakkan pointer pada kolom column, klik tanda panah atas untuk menambah angka digit, dan tanda panah bawah untuk mengurangi angka digit.

Align
Kolom align digunakan untuk mengatur posisi data, apakah berada di kanan, kiri atau tengah, yaitu dengan cara klik tanda dan pilih posisi yang diinginkan. Posisi left untuk kiri, right untuk kanan, dan center untuk tengah. Secara default SPSS memberikan posisi align right atau rata kanan.

Measure
Kolom measure digunakan untuk menentukan tipe ukuran variabel data, untuk data bertipe string terdiri atas nominal dan ordinal, dan untuk data bertipe kuantitatif tanpa kategori dipilih tipe scale. Untuk mengaktifkan kolom ini, letakkan pointer pada kolom measure, klik tanda , kemudian pilih tipe ukuran variabel yang sesuai data yang dimasukkan.

Memasukkan Data ke dalam Program SPSS

Contoh kasus, data berikut ini memuat daftar nilai ujian final semester Matakuliah Biomedik Dasar yang dimbil dari 15 mahasiswa jurusan Keperawatan.

no nama nilai Jenis kelamin
1 Anton Chandrawinata 73 Laki-laki
2 Budi Aswin 67 Laki-laki
3 Cintia Isabel 69 Perempuan
4 Dono 81 Laki-laki
5 Edi 78 Laki-laki
6 Fani Saiman 77 Perempuan
7 Gadis Pratiwi 69 Perempuan
8 Harni Balanipa 72 Perempuan
9 Irma Suryani 75 Perempuan
10 Jeni 74 Perempuan
11 Lani Meilan 67 Laki-laki
12 Mariani 71 Perempuan
13 Nani Agustina 78 Perempuan
14 Opik Ramadhan 79 Laki-laki
15 Rika Sulistiawati 69 perempuan

Langkah-langkah penyelesaian

Pendefinisian variabel data
Data pada tabel diatas terdiri dari 4 variabel data, yaitu no, nama, nilai, dan jenis kelamin. Untuk varibel jenis kelamin, perempuan diberi kode 1, dan laki-laki diberi kode 2 sehingga setelah ditransformasikan ke angka tabel data di atas, menjadi sebagai berikut

no nama nilai Jenis kelamin
Jenis kelamin
1 Anton Chandrawinata 73 Laki-laki 2
2 Budi Aswin 67 Laki-laki 2
3 Cintia Isabel 69 Perempuan 1
4 Dono 81 Laki-laki 2
5 Edi 78 Laki-laki 2
6 Fani Saiman 77 Perempuan 1
7 Gadis Pratiwi 69 Perempuan 1
8 Harni Balanipa 72 Perempuan 1
9 Irma Suryani 75 Perempuan 1
10 Jeni 74 Perempuan 1
11 Lani Meilan 67 Laki-laki 2
12 Mariani 71 Perempuan 1
13 Nani Agustina 78 Perempuan 1
14 Opik Ramadhan 79 Laki-laki 2
15 Rika Sulistiawati 69 perempuan 1
Aktifkan kotak variabel view dengan cara klik variabel view yang terletak pada baigan kiri bawah kotak SPSS Data Editor. Setelah masuk pada kotak Variabel View, mulailah pendefinisian variabel data.

Baris 1, variabel data no
- Kolom name: ketik dengan no

- Kolom type: pilih numeric (default) karena data berupa nomor 1, 2, 3, ….15 merupakan angka (kuantitafi)

- Kolom width: abaikan

- Kolom decimal: isi 0 karena data berupa angka 1, 2, 3, …., 15 merupakan bilangan bulat tanpa angka desimal

- Abaikan kolom lainnya

Baris 2, variabel data nama
- Kolom name: ketik dengan nama

- Kolom type: pilih string karena data terdiri atas huruf (non angka)

- Kolom width: ketik 20

- Abaikan kolom lainnya Baris 3, variabel data nilai
- Kolom name: ketik dengan nilai ujian

- Kolom type: pilih numeric (default) karena data berupa angka.

- Kolom decimals: ketik 0 karena data tidak mengandung angka desimal.

- Abaikan kolom lainnya

Baris 4, variabel data jenis kelamin
- Kolom name: ketik dengan jenis_kelamin

- Kolom type: pilih numeric (default) karena data berupa angka

- Kolom width: ketik angka 1

- Kolom decimals: ketik 0

- Kolom values: klik kolom values pada baris 4, isikan dengan langkah-langkah berikut

a. Value: 1, value label: perempuan, klik add

b. Value: 2, value label: laki-laki, klik add

Klik ok,tampilan kolom values setelah pengisian:

- Abaikan kolom lainnya

Entri data (Memasukkan Data ke dalam Program SPSS)
Setelah proses pendefinisian selesai, selanjutnya adalah proses entri data. Aktifkan kotak data view untuk mulai memasukkan data dengan klik Data View yang ada pada bagian kiri bawah kotak SPSS Data Editor.

Kolom 1, variabel data no
- Isian baris pertama: ketik 1, enter

- Isian baris kedua: ketik 2, enter, dan seterusnya hingga data yang ke lima belas.

Kolom 2, variabel data nama
- Isian baris pertama: ketik Anton Chandrawinata, enter

- Isian baris kedua: ketik Budi Aswin, enter, dan seterusnya hingga data yang kelima belas.

Kolom 3, variabel data nilai
- Isian baris pertama: ketik 73, enter

- Isian baris kedua: ketik 67, enter, dan seterusnya hingga data yang kelima belas.

Kolom 4, variabel data jenis kelamin
- Isian baris pertama: ketik 2, enter

- Isian baris kedua: ketik 2, enter, dan seterusnya hingga data yang kelima belas dengan disesuaikan dengan jenis kelaminnya.

Setelah pengisian data selesai, kotak data view dapat dilihat seperti gambar berikut:

Menyimpan Data SPSS

Setelah entri data, maka data perlu disimpan dengan melakukan langkah-langkah berikut:

a. Pada kotak SPSS Data Editor, klik save atau save as. Dengan menggunakan contoh kasus diatas.
b. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar berikut:
c. Selanjutnya tentukan dimana data tersebut akan disimpan dan klik save.

Statistic Deskriptif
Statistic deskriptif merupakan gambaran statistika tentang data. Dalam SPSS 13.0, pada menu Analyze untuk submenu Deskriptives Statistics ada 4 pilihan berkaitan dengan statistika deskriptif, yaitu frequencies, descriptive, explore, dan crosstabs.

Latihan 1
Suatu analisis dilakukan untuk mengetahui kandungan lemak, kolesterol, dan kalori dalam snack makanan ringan. Diambil secara acak 8 macam snack dengan rasa asin dan manis, dan diperoleh data sebagai berikut.

Frequencies
Frekuensi memberikan deskripsi statistika data tentang prosentase, prosentase kumulatif, rata-rata, median, mode, sum, standar deviasi, variasi, range, minimum dan maksimum, sesatan rata-rata, skewness dan kurtosis, kuartil, serta diagram dengan berbagai bentuk.

Analisis output latihan 1 Frequencies

Deskriptives
Deskriptives selain menampilkan skor z-standar dari suatu distribusi juga memberikan informasi tentang ukuran sampel, rata-rata, nilai minimum dan maksimum, standar deviasi, variansi, range, sum, standar sesatan rata-rata, kurtosis dan skewness, beserta standar sesatannya.

Analisis output latihan 1 dengan analisis deskriptives

Explore
Explore menampilkan informasi tentang ukuran pusat yang mengindikasikan lokasi distribusi dengan ukuran rata-rata, median, dan 5 % trimmed mean, serta ukuran penyebaran yang meliputi standar deviasi, minimum dan maksimum, range. Selain daripada itu juga dapat memberikan keterangan tentang bentuk distribusi berupa skewness dan kurtosisnya.

Analisis output latihan 1 dengan analisis explore
Crosstabs
Crosstabs merupakan tabel silang yang biasanya digunakan untuk menampilkan informasi tentang hubungan antara dua variabel atau pengaruh satu variabel yang satu terhadap variabel yang lain. Dengan menggunakan soal latihan 1, kita akan mencoba untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kandungan kolesterol dengan kalori yang ada pada snack makanan ringan.

Analisis output latihan 1 dengan analisis crosstabs
Compare mean
Uji perbandingan rata-rata bertujuan untuk menguji apakah rata-rata pada satu sampel sesuai dengan suatu nilai pembanding, uji homogenitas rata-rata antarsampel, dan uji signifikansi perbedaan antara rata-rata sampel.

Uji T satu sampel
Uji T satu sampel digunakan untuk mengetahui rata-rata satu sampel yang diambil apakah sesuai dengan nilai pembanding, yaitu melalui One Sample T Test.

Latihan 2
Seorang perawat ingin mengetahui apakah obat yang diminum oleh pasien berpenyakit lever (akibat kecanduan alkohol) mempunyai efek terhadap penurunan berat badan pasien. Untuk itu, sebuah sampel yang terdiri atas 10 orang masing-masing diukur berat badannya. Berikut adalah hasilnya (angka dalam kilogram berat badan).

Misalkan, diduga populasi rata-rata berat sebelum minum obat adalah 84,51 kg. untuk membuktikan hal tersebut, sejumlah tertentu pasien penyakit lever ditimbang, dan mereka mempunyai rata-rata berat badan 90 kg. Berdasarkan data diatas, apakah dapat disimpulkan bahwa berat populasi rata-rata memang 84,51 kg ?

Uji T Sampel Independen
Uji T sampel independen digunakan untuk mengetahui signifikansi rata-rata antara sampel yang saling independen, yaitu melalui independent Sample T Test.

Latihan 3
Seorang peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan antara tinggi dan berat badan seorang pria dan seorang wanita. Untuk itu 7 pria dan 7 wanita masing-masing diukur tinggi dan berat badannya. Berikut hasilnya (angka dalam centimeter untuk tinggi dan kilogram untuk berat badan):

Uji t dua sampel dilakukan dalam dua tahapan; tahapan pertama adalah menguji apakah varians dari dua populasi bisa dianggap sama? Setelah itu, baru dilakukan pengujian untuk melihat ada tidaknya perbedaan rata-rata populasi. Pada dasarnya, uji t mensyaratkan adanya kesamaan varians dari dua populasi yang diuji, jika asumsi tersebut tidak terpenuhi, SPSS akan menyediakan alternative jawaban uji t yang lain.
a. Tinggi badan
Pertama dilakukan pengujian apakah ada kesamaan varians pada data pria dan wanita; pengujian asumsi kesamaan varians dilakukan lewat uji F.

Mean Difference (Perbedaan Rata-Rata)
Setelah dilakukan uji dengan F test dan t test dan diketahui penggunaan Equal variance assumed dan Equal variance not assumed, dan diketahui ada perbedaan yang nyata antara tinggi dan berat badan pria dan wanita, langkah selanjutnya adalah mengetahui seberapa besar perbedaan tersebut.

Uji T Sampel Berpasangan
Uji T sampel berpasangan digunakan untuk mengetahui signifikansi rata-rata antra sampel yang saling berpasangan, yaitu melalui Paired Sample T Test.

Latihan 4
Seoran instruktur tertarik mengetahui keefektifan terapi fitness yang selama ini ia bina. Ia ingin mengetahui apakah rata-rata berat badan konsumennya sebelum dan sesudah mengikuti terapi fitness signifikan sama atau berbeda. Dengan tingkat signifikansi 5 %. Diperoleh data pada 10 orang konsumennya berikut berat badan (dalam kg) sebelum dan sesudah mengikuti fitness terapi, sebagai berikut:

Anova satu arah
Anova satu arah dipergunakan untuk menganalisis variansi dengan satu arah, disebut saru arah karena hanya satu factor yang diselidiki dengan unit eksperimen sama atau seragam.

Latihan 5
Sebuah pabrik memperkerjakan beberapa karyawan dalam empat shift (satu shift terdiri atas sekelompok pekerja yang berlainan). Koordinator karyawan tersebut ingin mengetahui apakah ada perbedaan keaktifan yang nyata di antara empat kelompok kerja shift yang ada selama ini. Berikut datanya:

Statistic non parametric

Statistic non parametric merupakan metode statistic yang tidak didasarkan pada suatu parameter populasi, seperti halnya pada statistic parametric.

Adapun kelebihan-kelebihan metode statistic non parametric, antara lain:

1. Selain dapat dipergunakan untuk data dengan skala ordinal dan nominal, juga untuk data dengan ukuran sampel kecil.

2. Penggunaannya lebih luas karena lebih dapat diaplikasikan dalam situasi-situasi tertentu.

3. Dapat digunakan untuk menganalisa perbedaan jumlah sampel.

4. Mudah dilakukan dan dipahami dalam penerapannya.
Uji Chi Square
Digunakan untuk melakukan uji kesesuaian, uji independensi, dan uji homogenitas.

Uji kesesuaian
Latihan 6
Rasio jenis kelamin laki-laki dan perempuan sedang diselidiki. Apabila pada suatu daerah dari 100 bayi yang lahir, 54 adalah laki-laki dan 46 adalah perempuan, maka apakah rasio jenis kelamin bayi di daerah tersebut sudah mengikuti distribusi seragam? Dengan ?=0,05.

Uji independensi
Uji independensi adalah uji yang dilakukan untuk mengetahui signifikansi independensi antarvariabel.

Latihan 7
Seorang mahasiswa melakukan penelitian untuk mengeahui hubungan antara persepsi tentang kerentanan terhadap penyakit dan pemilihan jenis pemberi pelayanan kesehatan. Dari populasi pemakai pelayanan kesehatan dan tradisional diambil sampel, dan kerentanan dibagi kategori sangat serius dan kurang serius. Data yang diperoleh sebagai berikut:

Pilihan pelayanan kesehatan Persepsi kerentanan penyakit
Rumah sakit Sangat serius Kurang serius
24 6
Dukun 8 12
Dengan tingkat signifikansi 5 % untuk mengannalisis hal tersebut.

Uji homogenitas
Uji homogenitas dilakukan untuk menyelidiki apakah sampel-sampel data yang diambil homogeny atau tidak.

Latihan 8
Sebuah studi kasus tentang insidensi depresi pada penderita hipoglikemia dan yang tidak menderita hipoglikemia. Dipilih secara acak 200 sampel yang terdiri dari sampel 1, yaitu 50 orang dengan hipoglikemia dan sampel 2 sejumlah 150 orang tanpa hipoglikemia. Uji hipotesisnya adalah insidensi depresi pada penderita hipoglikemia lebih tinggi daripada bukan penderita hipoglikemia, dengan datanya sebagai berikut:
Depresi
Ya Tidak Total
Sampel 1 (hipoglikemia) 30 20 50
Sampel 2 (tanpa hipoglikemia) 72 78 150

Dengan tingkat signifikansi 5 %.

Uji binomial
Distribusi binomial merupakan distribusi di mana menghasilkan dua kemungkinan peristiwa, missal gagal atau sukses, hidup atau mati, dsb. Uji binomial menggunakan parameter proporsi atau perbandingan yang merupakan uji hipotesis, apakah proporsi sampel yang diselidiki sesuai atau tidak dengan proporsi populasi yang dibandingkan.
Latihan 9
Suatu studi dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh didirikannya pusat tenaga nuklir terhadap para pekerja dan penduduk yang tinggal disekitar wilayah Makassar, yaitu bahaya kanker karena radiasi yang ditimbulkannya. Apabila diperoleh informasi bahwa 4 dari 13 kematian para pekerja usia 55-64 tahun di pusat pembangkit tenaga nuklir karena kanker dan disebutkan 20 % dari semua kematian disebabkan karena kanker, maka benarkah pendapat bahwa tenaga nuklir berdampak pada kesehatan masyarakat di sekitarnya? (? = 0,05)

Uji runs
Uji runs digunakan untuk mengetahui pola keacakan (kerandoman) suatu kejadian. Jadi, dengan uji runs dapat diketahui suatu kejadian merupakan proses random atau tidak.

Latihan 10
Seorang perawat ruangan bayi suatu rumah sakit ingin mengetahui keberagaman bayi yang lahir dalam jangka waktu tertentu. Ia ingin menyelidiki apakah bayi yang lahir beragam secara acak antara laki-laki-laki dan perempuan atau tidak. Diperoleh data sebagai berikut:
no bayi yang lahir

1 laki-laki
2 perempuan
3 perempuan
4 laki-laki
5 laki-laki
6 laki-laki
7 perempuan
8 perempuan
9 laki-laki
10 perempuan
11 laki-laki
12 laki-laki
13 perempuan
14 perempuan
15 perempuan
16 laki-laki
17 laki-laki
18 perempuan
19 perempuan
20 laki-laki

Uji kolmogorov smirnov
Uji kolmogorov smirnov digunakan untuk melakukan uji kesesuaian sampel dengan suatu bentuk distribusi populasi tertentu atau dapat pula untuk uji kesesuaian apakah dua sampel berasal dari dua populasi yang identik. Perbedaan antara uji kesesuaian Kolmogorov Smirnov dengan uji kesesuaian Chi-square adalah pada uji ini dapat digunakan unuk data berskala ordinal.

Latihan 11
Berdasarkan data berikut, analisis apakah populasi tekanan darah asal sampel didistribusikan secara normal? ? = 0,05

Tekanan darah sistolik (mmHg) sampel
111 134 159 130
151 128 125 120
137 123 145 139
142 105 179 109
100 102 115 162

Uji Mann Whitney
Uji ini digunakan untuk menguji signifikansi perbedaan antara dua sampel independen. Uji ini menggunakan data dengan skala ordinal.

Latihan 12
Data biaya (dalam ribuan) rata-rata harian rawat tinggal pasien bedah di rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta. ? = 0,05

rumah sakit pemerintah rumah_sakit_swasta
118 162
146 156
128 170
126 144
126 164

Uji Kruskal Wallis
Uji ini dipergunakan untuk k-sampel yang saling independen (k-indepenten sampel). Data digunakan berskala ordinal.

Latihan 13
Duapuluh orang mengikuti program penurunan berat badan dalam 4 macam program (A, B, C, dan D). Data yang diperoleh secara acak di bawah ini adalah penurunan berat badan (dalam kg) sebagai berikut:

A B C D
6.2 14.4 12.5 13.5
8.4 15.7 12.1 13.3
7.8 13.2 12.7 11.1
9.5 18.6 16.9 15.5
10 10.3 11.8 17.7
? = 0,05

Uji Wilcoxon
Uji ini digunakan untuk menguji signifikansi antara dua sampel yang saling berhubungan dan berskala ordinal.

Latihan 14
Sebuah tim sepakbola mengikuti uji pengaruh latihan fisik terhadap penurunan trigliserida serum (milligram/100 mililiter darah) dan diperoleh data:

Pra-latihan Pasca latihan
131 121
77 136
24 65
99 131
629 630
116 104
68 95
77 90
94 86
73 58
37 47
? = 0,05
Uji Friedman
Uji ini digunakan untuk menguji perbedaan beberapa sampel yang berhubungan (k- related sampel).

Latihan 15
Sebuah riset dilakukan untuk membandingkan energi yang dibutuhkan pada kegiatan berjalan, berlari, dan bersepeda (data energy dalam kilokalori/km). apakah ada perbedaan energy yang dibutuhkan untuk ketiga macam kegiatan tersebut. ? = 0,05.
subyek berjalan berlari bersepeda

1 2.0 1.3 0.6
2 1.7 1.1 0.4
3 1.5 1.2 0.7
4 1.6 0.7 0.1
5 1.7 1.3 0.8
6 1.8 1.3 0.7
7 1.5 1.2 0.8
8 1.4 1.1 0.7
Regresi linear
Regresi linear merupakan suatu model yang diasumsikan mengikuti bentuk linear atau garis lurus hubungan antara dua variabel yang disebut sebagai dependent variabel atau variabel predictor. Suatu model adalah linear karena menambah nilai jth predictor dengan penambahan 1 unit dependent dengan bj units. Dengan catatan bahwa bo adalah intercept, nilai dapat diprediksi dari dependent variabel ketika nilai dari setiap predictor adalah sama dengan 0.

Latihan 16
Sebuah penelitian dilakukan pada sebuah toko komputer untuk mencari pengaruh besarnya biaya promosi dengan nilai penjualan barang dalam satu bulan. Diperoleh data sebaga berikut:

KESIMPULAN

1. Metode statistika dapat dibedakan menjadi dua bagian utama, yaitu:

a. Statistika parametric: analisis yang didasarkan atas asumsi bahwa data memiliki sebaran tertentu (diskrit atau kontinu, normal atau tidak normal) dengan parameter yang belum diketahui. Fungsi metode statistika adalah untuk meramal parameter, melakukan uji parameter, atau semata-semata melakukan eskplorasi berdasarkan informasi yagn ada pada data.

b. Statistika nonparametric: analisis yang tidak didasarkan atas asumsi distribusi pada data.Umumnya teknik ini dipakai untuk data dengan ukuran kecil sehingga tidak cukup kuat untuk mengasumsikan distrbusi tertentu pada data.

2. Persoalan yang dihadapi pada umumnya adalah menduga atau menguji parameter yang belum diketahui dari distribusi tertentu yang dianggap sesuai dengan kondisi data. Metode statistika yang diturunkan seperti ini disebut metode parametric. Namun tidak semua metode parametric melakukan uji parameter (uji hipotesis), beberapa diantaranya hanya melakukan eksplorasi informasi yang melaporkan kesimpulan yang diperoleh dari eksplorasi tersebut.

3. Statistic dengan uji hipotesis yaitu untuk membuktikan dengan alat statistika, apakah dugaan yang dimiliki dapat dibuktikan benar atau sebaliknya. Ada dua kelompok besar yang dapat dilakukan dengan uji hipotesis, yaitu:
a. Uji hipotesis terkait uji rerata yaitu untuk menguji atau mengestimasi besarnya rerata 1 kelompok, menguji beda dua kelompok atau lebih, dengan berbagai kondisi kelompok (saling bebas atau berpasangan/tidak saling bebas).
b. Uji hubungan baik terbatas pada besarnya derajat asosiasi (uji korelasi) atau mencari bentuk hubungan fungsional bebrapa variabel (uji regresi). Uji regresi saat ini juga telah berkembang sangat luas tergantung distrbusi variabel respon yagn dihadapi.
4. Uji rerata, untuk data dengan 1 subpopulasi atau 2 subpopulasi (sering juga disebut kelompok dengan satu atau dua kategori), uji yang dipakai adalah uji Z atau T. Sedangkan untuk subpopulasi lebih dari dua dipergunakan uji F atau Anova.

a. Uji T dan uji Z

- Kita ingin menguji apakah rerata keseluruhan populasi sama dengan angka

tertentu. Dalam hal ini ada dua uji statistika yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Uji T satu kelompok jika ukuran sampel kecil dan variansi populasi tidak diketahui.

2. Uji Z satu kelompok jika ukuran sampel cukp besar atau variansi populasi diektahui.

- Kita ingin menguji apakah rerata dua kelompok sama atau berbeda. Dengan kata lain apakah suatu atribut berpengaruh terhadap suatu kondisi yang menjadi perhatian.

1. Uji T dua kelompok saling bebas jika ukuran sampel kecil dan variansi populasi tidak diketahui.

2. Uji Z dua kelompok saling bebas jika ukuran sampel cukup besar atau variansi populasi diketahui.

- Kita ingin menguji apakah rerata dua kelompok sama atau berbeda. Dengan kata lain apakah suatu eksperimen memberi dampak seperti yang diperkirakan. Dalam hal ini dua subpopulasi yang terbentuk merupakan subpopulasi yang tidak saling bebas atau bahkan dua atribut, pre & post treatment/test atau dua subpopulasi yang saling berpasangan,

1. Uji T dua kelompok berpasangan jika ukuran sampel kecil dan variansi populasi tidak diketahui

2. Uji Z dua kelompok berpasangan jika ukuran sampel cukup besar dan variansi populasi diketahui.

b. Uji F/Anova

Jika banyaknya subpopulasi lebih dari dua (tiga atau lebih), maka uji yang dapat dilakukan adalah uji anova. Pada umumnya uji anova dibatasi pada subpopulasi yan saling bebas yaitu subpopulasi satu dengan lainnya bukan merupakan subpopulasi yan sama, juga bukan merupakan subpopulasi yang berpasangan. Uji anova dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

1. Anova satu arah (jika hanya ada satu pengelompokkan yang menjadi perhatian,

misalnya status social)

2. Anova multi arah (jika hanya ada lebih dari satu pengelompokkan yang menjadi perhatian).

3. Multivariant anova, yaitu anova untuk respon yang tidak saling bebas. Data multivariant ini terjadi jika kelompok yang sama diamati untuk lebih dari dua atribut.
5. Statistic nonparametric, merupakan analisis statistika bebas distribusi. Kondisi ini biasanya diberlakukan pada data dengan ukuran kecil dan dengan skala pengukuran yang jauh dari skala interval. Karena ukuran data yang kecil, ukuran pemusatan yang menjadi focus tidak lagi rerata melainkan median.

a. Uji kelompok saling bebas

Untuk menguji adanya beda median antra dua kelompok yang saling bebas. Ada dua uji nonparametric yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Uji Mann-Whitney, merupakan salah satu uji statistic non parametric dapat diterapkan untuk menguji apakah dua kelompok independen populasi yang sama. Prinsipnya adalah membandingkan median perangkat dari sampel pertama dengan dari sampel kedua.

2. Uji Wilcoxon, untuk kelompok saling bebas.

b. Uji kelompok berpasangan

Uji yang dapat dipergunakan adalah uji wilcoxon untuk data berpasangan
c. Uji lebih dari dua kelompok saling bebas

Uji yang dipergunakan adalah uji H Kruskal-Walis

d. Korelasi rank spearman

Korelasi yang dihitung adalah korelasi rank dari Spearman.

NB klik disini

Ditulis dalam statistika | Leave a Comment »

Graphical User Interface (GUI)

Ditulis oleh sandybluezz di/pada Oktober 21, 2009

Dasar Perancangan Graphical User Interface (GUI)

GUI (Graphical User Interface), memungkinkan user untuk berinteraksi dengan komputer secara lebih baik. Pengguna berinteraksi dengan berbagai elemen grafis, seperti button, dialog box, menu, dsb.

Sejak 1994 Sun Microsystem berupaya untuk membuat JAVA memiliki perangkat bergaya desktop dengan Toolkit JAVA yang dikenal sebagai AWT (Abstract Windowing Toolkit). Tahun 1997, muncul JFC (Java Foundation Class) untuk kepentingan pembuatan aplikasi Window yang merupakan pengembangan dari AWT. JFC mempunyai kode swing yang terdapat pada package yang disediakan pada JAVA SDK versi 1.2 ke atas (JAVA 2)

JAVA menyediakan dua graphical library.

  • AWT (Abstract Windows Toolkit)
  • Swing

Perbandingan antara AWT dan Swing

Swing adalah komponen Java kedua setelah AWT yang memungkinkan programer untuk membuat dan mengatur interface grafis dari aplikasi yang mereka buat. Prosedur pembuatan interface Swing hampir sama dengan prosedur pembuatan interface AWT seperti pembuatan frame, membuat dan meletakkan komponen di dalam frame, metode untuk melakukan action yang di berikan kepada komponen tersebut, dan lainnya.

Di sisi user, perbedaannya sangat besar. Tampilan dari komponen swing berbeda jauh dengan tampilan dari komponen AWT. Di sisi konseptor Swing merupakan pilihan yang ideal karena dia berisi lebih banyak komponen di bandingkan AWT. Merupakan hal yang wajar jika AWT lebih cepat di aksesnya dibandingkan dengan Swing karena selain mempunyai lebih banyak komponen, Swing mempunyai metoda yang lebih rumit dalam mengatur perilaku setiap komponennya

Contoh:

import java.awt.* ;

Import java.awt.event.* ;

Import javax.swing.* ;

Graphical ObjectGraphical Objects

  • Container (tempat), obyek yang dapat menapung komponen grafis dan tempat yang lebih kecil

Contoh: frames, panels

  • Component, obyek grafis yang berfungsi untuk menampilkan data, menerima masukan, atau menunjukkan suatu kondisi.

Contoh: buttons, labels, text fields

  • Event, obyek yang merepresentasikan suatu kejadian.

Contoh: gerakan mouse, penekanan tombol

  • Listener, suatu obyek yang ’menunggu’ suatu kejadian khusus dan akan bereaksi (melakukan sesuatu) jika kejadian tersebut terjadi.

NB klik sini

Ditulis dalam PIK | Leave a Comment »

JARINGAN KOMPUTER

Ditulis oleh sandybluezz di/pada Oktober 21, 2009

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Klasifikasi Berdasarkan skala :

  • Personal Area Network (PAN)
  • Campus Area Network (CAN)
  • Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
  • Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
  • Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.
  • Global Area Network (GAN)

Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

  • Client-server

Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

  • Peer-to-peer

Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:

Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:

1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data

- Jaringan terpusat Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server

- Jaringan terdistribusi Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:

- Jaringan LAN merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.

- Jaringan MAN Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.

- Jaringan WAN Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.

- Jaringan Client-Server Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.

-Jaringan Peer-to-peer Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
4. Berdasarkan media transmisi data

- Jaringan Berkabel (Wired Network) Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

- Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

NB: klik sini

Ditulis dalam PIK | Leave a Comment »

Tentang LINUX

Ditulis oleh sandybluezz di/pada Oktober 21, 2009


Linux adalah salah satu Operating System yang menggunakan lisensi GNU (baca: gratis). Pertama kali dibuat oleh salah satu mahasiswa dari Universitas Helsinki yaitu Linus Torvalds.

Tux sebagai maskot dari OS Linux dibuat oleh Larry Ewing pada tahun 1996. Disebut Tux pertama kali oleh James Hughes yang diambil dari kata Trovalds Unix. Tux dibuat pertama kali untuk mengikuti lomba desain logo Linux. Walaupun tidak menjadi juara pada lomba tersebut, Trovalds memilih linux sebagai maskot (berdasarkan sumber yang tidak jelas, Trovalds pernah dipatuk pinguin saat pergi ke kebun binatang).

Distro (distribusi) Linux kini telah dibuat semakin banyak oleh individual, komunitas atau lembaga lainnya di seluruh dunia. Ubuntu sekarang menjadi distro linux peringkat pertama menurut distrowatch.com. Dalam hal pembuatan distro, Indonesia juga ikut ambiil bagian, sebut saja Distro BlankOn sebagai salah satu contohnya. Distro BlankOn dibuat oleh YPLI dan didukung oleh UNESCO.

Ditulis dalam PIK | Leave a Comment »